• Call Us 031-8714673, 8714643
POLTEKPEL Surabaya terima kunjungan dari perwakilan Kedubes Australia

POLTEKPEL Surabaya terima kunjungan dari perwakilan Kedubes Australia

Dua staf Kedutaan Besar (Kedubes) Australia untuk Indonesia, Sally-Ann Watts dan Carmela Paulie Searle, serta satu staf Austrade asal Canberra, Cameron Anderson, mengunjungi  kampus Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya pada Rabu (8 Februari 2017) lalu.

IMG_3077

Kedatangan staf kedubes tersebut disambut oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Dr. Capt. Tri Cahyadi, MH, M.Mar, serta segenap jajaran Struktural dan Fungsional di lingkungan POLTEKPEL Surabaya.

Kunjungan staf kedubes negeri kanguru itu untuk menjalin silaturahmi dan berdiskusi tentang rencana kunjungan para delegasi dari Australia yang rencananya akan melakukan kunjungan ke POLTEKPEL Surabaya pada awal Maret nanti.

IMG_3075

Dalam diskusi yang berlangsung penuh keakraban di Ruang Direktur POLTEKPEL Surabaya itu, staf Kedubes Autralia juga meminta informasi tentang profil POLTEKPEL Surabaya terkait dengan dosen, taruna

dan lulusan. Selain itu, staf kedubes tersebut juga meminta informasi mengenai fasilitas yang ada di POLTEKPEL Surabaya.

IMG_3087

Para pejabat yang turut menyambut kunjungan tersebut kemudian memberikan informasi tentang kondisi POLTEKPEL Surabaya seperti riwayat pendidikan dosen, pengembangan softskill taruna serta pengembangan sarana dan prasarana kampus yang representatif.

Seusai diskusi, para perwakilan Kedubes Australia untuk Indonesia tersebut berkeliling meninjau fasilitas kampus POLTEKPEL Surabaya. Diantaranya mengunjungi Laboratorium dan Simulator yang ada di POLTEKPEL Surabaya.
IMG_3085

Seusai berdiskusi dan meninjau kampus POLTEKPEL Surabaya, Sally-Ann menilai POLTEKPEL Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi vokasi yang cukup baik. Hal itu  dinilai dari jumlah taruna, sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana  yang ada dalam kampus.

Manajemen POLTEKPEL Surabaya pun berharap, ke depannya Kedubes Australia dapat menjalin kerjasama dengan POLTEKPEL Surabaya dalam program pengembangan pendidikan bagi para dosen maupun taruna POLTEKPEL Surabaya. (RA_red)

PENILAIAN PELAYANAN PUBLIK POLTEKPEL SURABAYA

PENILAIAN PELAYANAN PUBLIK POLTEKPEL SURABAYA

IMG-20160720-WA0005.jpg

Banyaknya pengaduan masyarakat mencerminkan semakin tingginya partisipasi masyarakat untuk berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Demikian juga, sedikitnya pengaduan pelayanan publik kepada penyelenggara bukan berarti sepenuhnya penyelenggaraan publik tersebut sudah berkualitas. Karena kualitas pelayanan publik juga ditentukan oleh sejauh mana kemampuan penyelenggara dalam mengelola pengaduan masyarakat.

IMG_0308

Beberapa indikator penting dalam standar pelayanan adalah adanya informasi terkait persyaratan pelayanan, sistem, mekanisme dan prosedur pelayanan, jangka waktu pelayanan dan termasuk biaya ataupun tarif pelayanan. Indikator-indikator standar pelayanan publik ini harus diinformasikan kepada publik secara luas melalui sistem informasi yang dimiliki oleh setiap penyelenggara pelayanan publik. Berdasarkan adanya informasi standar pelayanan ini publik sudah bisa menilai apakah penyelenggara pelayanan publik tersebut sudah mematuhi amanat UU Pelayanan Publik atau belum. Selanjutnya, berdasarkan pada kepatuhan ini juga publik akan bisa menilai sejauh mana kualitas penyelenggaraan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh penyelenggara.

IMG_0284

Selasa, 19 Juli 2016, bapak Wendy Aritenang dan rombongan datang kekampus Politeknik Pelayaran Surabaya sebagai ketua tim penilai pelayanan publik disambut oleh pimpinan Poltekpel Surabaya.

IMG_0303

Paparan profil Poltekpel Surabaya oleh Wadir I, bapak Nasri, MT menyampaikan bahwa Poltekpel Surabaya telah menerapkan Standart Pelayanan Publik berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38  Tahun 2012 Tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik. Dan mendapatkan penghargaan dari Menteri Perhubungan Bapak Ignasius Jonan dengan predikat Prima Madya Penilaian Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik Sektor Trasportasi pada tahun 2014.

piagam

Selain mengecek dokumen administrasi, tim penilai juga meninjau langsung kelapangan, sarana diklat, pendaftaran diklat dan poliklinik. Harapannya, dengan pelayanan yang prima yang diberikan maka tidak akan ada lagi masyarakat yang mengeluhkan ataupun mengadukan pelayanan yang diberikan. Maka, harapan akan tidak adanya pengaduan masyarakat pun (zero complain) menjadi sesuatu yang didambakan.

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com