PERINGATI INTERNATIONAL DAY OF THE SEAFARER 2022, KEMENHUB AJAK TARUNA UNTUK BELAJAR BERLAYAR DAN MENEBAR MANFAAT DI KARIMUNJAWA

23
Jul 2022
Category : Berita 2022
Author : Admin Poltekpel
Views : 194x

Karimunjawa (23/07) –  Untuk memperingati International Day Of The Seafarer tahun 2022, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), mengajak Taruna-Taruni Perhubungan untuk belajar, berlayar dan menebar manfaat. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BPSDMP, Dr. Ir. Djoko Sasono, MS,C (Eng) di alun-alun Karimunjawa, Kab. Jepara pada Sabtu. (23/07)

Dalam sambutannya, Kepala BPSDMP mengungkapkan bahwa selama dua tahun pandemi Covid-19 seluruh masyarakat di dunia hidup dengan kondisi penuh keprihatinan, salah satu yang terdampak adalah sektor wisata, dimana salah satunya adalah tempat wisata di Karimunjawa. “Oleh karena itu, maka tepatlah pada tema international day of the seafarer 2022 ini kita betul-betul berbagi pada saudara kita dan pilihan untuk Karimunjawa ini sebagai satu upaya kita untuk mendorong percepatan kembalinya serta pemulihan perekonomian di Karimunjawa, khususnya kegiatan yang berbasis pada kepariwisataan. Untuk itu, saya berharap kehadiran kami di Karimunjawa ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar,” Ungkapnya.

Kehadiran BPSDMP dalam rangka memperingati Hari Pelaut Sedunia ini selain mengajak Taruna-Taruni Perhubungan untuk Belajar, Berlayar dan Menebar Manfaat, juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi putera-puteri di Karimunjawa untuk dapat ikut menjadi bagian dalam pembagunan SDM yang unggul di sektor Transportasi.“Saya sangat berharap, bagi putera-puteri di Karimunjawa nantinya bisa terlibat di dalam pembangunan SDM yang unggul di sektor transportasi dengan bergabung menjadi taruna-taruni di sekolah Kementerian Perhubungan sehingga akan membuat Karimunjawa menjadi lebih baik lagi. Sekolah Kementerian Perhubungan sendiri ada dua program, yang pertama yaitu program pembibitan yang nantinya akan menjadi PNS dan juga ada program reguler yang diperuntukan nanti untuk membangun industri transportasi.” Imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Kepala BPSDMP juga mengundang masyarakat untuk melihat lebih dekat tentang Sekolah Kementerian Perhubungan serta mengajak masyarakat untuk mengunjungi dua Kapal Latih yang ikut dalam kegiatan ini. Yakni Kapal Latih 01 Mohammad Husni Thamrin dan Kapal Latih 03 Bung Tomo.“Kepada masyarakat, kami juga mengundang untuk bisa melihat lebih dekat keberadaan kami di sini, silahkan nanti ada yang mengunjungi kapal latih kami, kami membawa dua kapal latih, yang berlayar dari Tj. Perak adalah KL 03 Bung Tomo dan yang berlayar dari Tj. Priok adalah KL 01 M.H. Thamrin.” Ucap Kepala BPSDMP.

Senada dengan hal tersebut di atas, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Capt. Sudiono selaku ketua penyelenggara dalam laporannya mengungkapkan bahwa kegiatan peringatan hari pelaut sedunia ini menjadi momentum untuk mengapresiasi jasa para pelaut dalam mendukung perekonomian dunia.“Selain itu, kami mengajak taruna-taruni Kementerian Perhubungan berlayar bersama, belajar dan melayani masyarakat untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaut.” Ungkapnya.

Peringatan International Day Of The Seafarer tahun 2022, oleh BPSDMP di Karimunjawa kali ini dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan, yaitu Padat Karya yang melibatkan masyarakat nelayan, Penanaman Mangrove, Bersih Pantai, Pelayanan Kesehatan Gratis, Penyuluhan Keselamatan Kepada Masyarakat Nelayan, Open Ship, Bantuan Sosial dan ditutup dengan Pelepasan Tukik.

Pada kegiatan ini, BPSDMP membawa 173 Taruna yang terdiri dari Taruna STIP Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Poltekpel Banten, Balai Besar Pendidikan, Penyegaran, dan Peningkatan Ilmu Pelayaran Jakarta, Politeknik Transportasi Darat Indonesia STTD Bekasi, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, dan Politeknik Penerbangan Surabaya.“Para Taruna yang dilibatkan dalam kegiatan ini diberangkatkan dengan dua Kapal Latih yaitu Kapal Latih MH Thamrin STIP dan Kapal Latih Bung Tomo Poltekpel Surabaya.” pungkas Ketua STIP. (AST)