BPSDM Perhubungan dan ITS Surabaya Perkuat Pendidikan Pelayaran Indonesia Lewat Hibah iStow CE

23
Aug 2025
Category : Berita 2025
Author : Admin Poltekpel
Views : 75x

Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), menerima hibah perangkat lunak perencanaan pemuatan kapal, iStow Campus Edition (CE) dari institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Perangkat lunak yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa pelayaran ini diserahterimakan langsung oleh Rektor ITS Surabaya di Gedung Arctic Auditorium milik Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Sabtu (23/08/2025).

Kepala BPSDMP menegaskan bahwa sektor pelayaran dan kelautan merupakan pilar utama dalam transportasi laut Indonesia yang berperan penting untuk konektivitas antarpulau dan distribusi logistik nasional maupun internasional. Aspek perencanaan pemuatan kapal merupakan faktor krusial yang menuntut ketelitian, efisiensi dan menjamin keselamatan pelayaran. “Selain kualitas teknologinya, kita juga perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan teknologi tersebut,” imbuhnya.

Beliau berharap bahwa aplikasi perangkat lunak iStow CE dapat membantu taruna untuk memahami pentingnya keselamatan dalam dunia pelayaran. Selain itu, ia berharap agar proses pembelajaran dapat lebih aplikatif dan sesuai dengan standar internasional melalui simulasi berbasis teknologi tersebut. Melalui perangkat lunak ini, Kepala BPSDMP berharap agar seluruh sekolah pelayaran di lingkungan Kementerian Perhubungan dapat memanfaatkanya secara optimal dalam proses pembelajaran, penelitian, maupun peningkatan kapasistas SDM pelayaran.

Dekan Fakultas Teknologi Kelautan ITS Surabaya sekaligus penggagas iStow, Dr. Ing. Ir. Setyo Nugroho menjelaskan bahwa iStow CE adalah perangkat lunak pemuatan kapal yang dikembangkan oleh ITS Surabaya sejak tahun 2006 dan kini telah mencapai Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 9. Hal ini membuktikan bahwa iStow tidak hanya teruji diindustri sejak 2019, tetapi juga siap untuk dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dilembaga pendidikan pelayaran. Perangkat lunak iStow CE dilengkapi sistem audio dan visual yang dapat memberi peringatan apabila terjadi pelanggaran standar keselamatan pelayaran. Hal tersebut dapat membantu taruna untuk memahami prinsip pemuatan kapal dengan perhitungan stabilitas yang akurat dan berbasis International Maritime Organization (IMO).

Sementara itu, guru besar dari Departemen Teknik Mesin ITS sekaligus Rektor ITS, Prof. Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng, Ph.D., menyatakan bahwa hibah ini merupakan bentuk kontribusi ITS Surabaya dalam mendukung pendidikan maritim di Indonesia. Ia menekankan riset perguruan tinggi harus dirasakan langsung oleh Masyarakat dan Lembaga pendidikan. Beliau berharap, hibah tersebut dapat membantu lembaga pendidikan dalam mempersiapkan SDM yang unggul ditingkat global. Sekaligus meningkatkan efisiensi kegiatan pembelajaran dan keamanan yang sesuai dengan standar internasional.

Pada kesempatan ini, dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh ITS Surabaya bersama BPSDMP, Mahkamah Pelayaran, dan 13 Perguruan Tinggi Pelayaran di Indonesia. Adapun 13 perguruan tinggi pelayaran di lingkungan BPSDMP yang menerima hibah tersebut Adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta (STIP), Balai Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, PIP Makassar, Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya, Poltekpel Banten, Poltekpel Barombong, Poltkpel Malahayati, Poltekpel Sumatera Barat, Poltekpel Sulawesi Utara, Poltekpel Sorong, Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang, Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, turut serta lima penerima hibah aplikasi iStow CE selain Perguruan Tinggi di lingkungan BPSDMP yaitu Universitas Hang Tuah Surabaya, Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, STIAMAK Barunawati Surabaya, Sekolah Tinggi Ilmu Maritim (STIMar) “AMI”, dan Mahkamah Pelayaran. (asamy)