Posko Lebaran 2026 Jadi Ujian Profesionalisme, Kepala BPSDM Perhubungan Ajak Taruna Siap Hadapi Lonjakan Mobilitas

25
Feb 2026
Category : Berita 2026
Author : Admin Poltekpel
Views : 3x

Surabaya – Komitmen penguatan sumber daya manusia transportasi menjelang penyelenggaraan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 ditegaskan langsung oleh Kepala BPSDM Perhubungan, Suharto, dalam kuliah umum di Politeknik Pelayaran Surabaya, Rabu (25/2/2026).

Bertempat di Arctic Auditorium kampus tersebut, kuliah umum ini menjadi kunjungan perdana Suharto ke institusi pendidikan pelayaran itu sejak dilantik sebagai Kepala BPSDM Perhubungan pada awal Februari lalu. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi awal antara pimpinan BPSDM Perhubungan dengan insan pendidikan tinggi vokasi di sektor transportasi laut.

Mengangkat tema “Dukungan BPSDM Perhubungan Menjelang Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026”, Suharto menekankan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam menjamin keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan angkutan Lebaran, khususnya di sektor transportasi laut yang setiap tahun mencatat mobilitas penumpang dalam jumlah besar.

“Posko Angkutan Lebaran bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ujian nyata profesionalisme insan transportasi. Di sinilah kualitas pendidikan dan pembinaan SDM diuji secara langsung di lapangan,” ujarnya di hadapan para dosen serta ratusan mahasiswa/taruna.

Ia menegaskan bahwa BPSDM Perhubungan berkomitmen memastikan seluruh satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Perhubungan berperan aktif dalam mendukung kesiapan tersebut, baik melalui penguatan kurikulum berbasis keselamatan, pelatihan teknis tambahan, maupun pembentukan karakter disiplin dan tanggap darurat.

Menurutnya, peran taruna dan lulusan perguruan tinggi vokasi pelayaran sangat strategis dalam sistem transportasi nasional, terutama saat periode puncak seperti arus mudik dan arus balik Lebaran. Selain kompetensi teknis, aspek integritas, kepemimpinan, dan ketangguhan mental menjadi bekal utama dalam menghadapi dinamika operasional di lapangan. Ini menandakan bahwa momentum ini juga kerapkali disebut sebagai ujian profesionalisme bagi insan Perhubungan.

Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat perhatian BPSDM Perhubungan terhadap institusi pendidikan pelayaran yang selama ini menjadi salah satu pusat pengembangan SDM maritim di kawasan timur Indonesia. Dengan fasilitas pembelajaran berbasis praktik dan sistem pendidikan semi-militer yang menekankan disiplin, kampus ini telah melahirkan lulusan yang terserap di berbagai sektor industri pelayaran nasional.

Dalam sesi dialog, Suharto membuka ruang diskusi interaktif dengan taruna terkait tantangan transportasi laut ke depan, termasuk isu keselamatan pelayaran, digitalisasi sistem transportasi, hingga tuntutan standar internasional. Ia mendorong para taruna untuk tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga pada kesiapan menghadapi situasi krisis dan tanggung jawab pelayanan publik.

“Kalian adalah garda terdepan masa depan keselamatan transportasi laut Indonesia. Posko Lebaran adalah gambaran nyata bagaimana negara hadir melalui insan-insan transportasi yang profesional,” tegasnya.

Kuliah umum tersebut berlangsung dinamis dan mendapat respons antusias dari peserta. Selain menjadi forum akademik, kegiatan ini sekaligus mempertegas sinergi antara pembuat kebijakan dan institusi pendidikan dalam memperkuat ekosistem transportasi nasional menjelang momentum strategis tahunan.

Dengan kunjungan perdananya ini, Kepala BPSDM Perhubungan menandai awal penguatan koordinasi langsung dengan satuan pendidikan transportasi, memastikan bahwa kesiapan menghadapi Posko Angkutan Lebaran 2026 tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan armada, tetapi juga pada kualitas manusia yang mengoperasikannya. (RA)