DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT GELOMBANG I POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA T.A. 2018

5
Feb 2018
Category : Berita
Author : Administrator Web PoltekPel
Views : 66x

Tahun 2018, Politeknik Pelayaran Surabaya kembali mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat. Pelaksanaan diklat ini merupakan salah satu wujud dari apresiasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh instansi pendidikan. Pengadaan diklat yang diadakan oleh Politeknik Pelayaran Surabaya bersifat gratis dan tertuju pada kalangan masyarakat yang kurang mampu. Wilayah Tuban-Jawa Timur dan Rembang-Jawa Tengah menjadi destinasi awal dari pelaksanaan seleksi calon peserta diklat.

1

Rabu (31/01/2018), Tim Seleksi Calon Peserta Diklat Pemberdayaan Masyarakat Gelombang I melaksanakan seleksi hari pertamanya di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban dengan diikuti calon peserta sebanyak 135 siswa. Seleksi dilakukan 2 tahap, yaitu tes buta warna dan kelengkapan pemberkasan bagi calon peserta yang telah diberitahukan oleh pihak sekolah sebelumnya. Pelaksanaan seleksi calon peserta hari kedua masih di SMK Pelayaran Muhammadiyah dengan ada tambahan peserta dari siswa SMK Pelayaran Kristen Tuban dan masyarakat umum yang ingin mengikuti seleksi, dengan jumlah 36 siswa dan 4 dari umum. Tim seleksi Gelombang I segera melanjutkan seleksi calon peserta diklatnya di wilayah Rembang dan dilaksanakan di SMK Negeri 2 Rembang, dengan diikuti peserta seleksi 105 siswa dan 8 siswa dari SMK Pelayaran dan Perikanan Jatirogo.

2

Dari 289 peserta yang lolos dari hasil seleksi, hanya 200 peserta yang diambil untuk masuk menjadi peserta diklat gelombang I dimana kelebihan dari kuota peserta tersebut akan diikutsertakan pada diklat gelombang berikutnya. Pelaksanaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Gelombang I ini diadakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 05 Januari 2018 yang mencakup program Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF), dan Security Awareness Training (SAT). Dan dengan adanya pelatihan diklat ini sangat diharapkan dapat membantu dan memberi kesempatan kepada masyarakat dari kalangan ekonomi kurang mampu untuk bisa bersaing didunia pelayaran dan kelautan secara kompetitif.