Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2019

23
Jan 2019
Category : Berita
Author : Administrator Web PoltekPel
Views : 66x

Rabu (23/01/2019) siang, sesaat setelah dilaksanakan Bon voyage Perwira Siswa DP-I, DP-II, dan DP-III, bertempat di Sport Hall POLTEKPEL Surabaya telah dilaksanakan “Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat di POLTEKPEL Surabaya Tahun 2019” yang di ikuti oleh 296 peserta.

Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) ini dipimpin langsung oleh Kepala PPSDM Perhubungan Laut, Ir. I Nyoman Sukayadnya, MM. Sebagai tuan rumah, Direktur POLTEKPEL Surabaya, Capt. Heru Susanto, MM beserta manajemen POLTEKPEL Surabaya juga turut mengantarkan para peserta diklat tersebut.

Pelaksanaan diklat ini merupakan salah satu pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan POLTEKPEL Surabaya yaitu pengabdian kepada masyarakat. Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini sudah menjadi kegiatan rutin di tahun kesekian dari program pemerintah yang diadakan oleh POLTEKPEL Surabaya.

Yang menarik pada pelaksanaan DPM ini adalah jenis diklat yang dilaksanakan terdapat penambahan dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya 3 jenis diklat, yakni BST, AFF dan SAT, maka tahun ini ditambahkan jenis diklat yg lain. Diantaranya CMT, CMHBT, BST KLM, SKK 30mil/60 mil, dan Dasar-dasar Kesyahbandaran.

 

Para peserta DPM angkatan pertama ini berasal dari pemuda-pemudi daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka mengikuti diklat yang diberikan oleh POLTEKPEL Surabaya, diantaranya: sebanyak 198 peserta mengikuti diklat Basic Safety Training (BST), Advanced Fire Fighting (AFF), Security Awareness Training (SAT); dan sebanyak 98 peserta mengikuti diklat Crowd Management Training (CMT), Crisis Management and Human Behavior Training (CMHBT).

Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Perhubungan, menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat ini merupakan bentuk pengabdian pemerintah melalui POLTEKPEL Surabaya kepada masyarakat, sebagaimana tri dharma perguruan tinggi dan bentuk partisipasi POLTEKPEL Surabaya dalam mendukung program vokasi untuk rakyat melalui Kementerian Perhubungan. Dengan diklat profisiensi kepelautan bersertifikat seperti ini, peserta diklat akan mendapat kesempatan lebih luas untuk bersaing dan berkarir dalam industri pelayaran.