PERLUAS JANGKAUAN, SOSIALISASI SIPENCATAR HADIR DI KUPANG

20
Apr 2022
Category : Berita 2022
Author : Admin Poltekpel
Views : 63x

Sepuluh hari jelang akhir masa pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Tahun 2022 Jalur Pola Pembibitan, Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya menggelar Sosialisasi Sipencatar Tahun 2022 secara luring. Lawatan kali ini dilaksanakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menggaet 150 pelajar terbaik dari siswa-siswi SMA/SMK sederajat di Provinsi NTT pada Rabu (20/04/2022) lalu.

Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTT ini menghadirkan Kepala Dishub Provinsi NTT yang diwakili oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan, Bapak Antonio Araujo Fernandez, S.Si.T, MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa para pelajar SMA/SMK di NTT ini merupakan calon pemimpin di masa depan yang wajib memberikan kontribusi untuk pembangunan Indonesia, khususnya provinsi NTT. Apalagi provinsi NTT merupakan provinsi yang terdiri kepulauan sehingga praktis transportasi di bidang maritim sangat dibutuhkan. Oleh karenanya beliau menghimbau agar para pelajar terbaik di NTT tersebut dapat mengembangkan diri melalui pendidikan tingkat lanjut sesuai minat, bakat dan peluang yang ada. Beliau juga menghimbau seluruh peserta untuk menyimak dengan seksama informasi yang disampaikan saat sosialisasi, khususnya bagi pelajar yang berminat menjadi abdi negara ataupun karir di bidang kepelautan.

Selepas sambutan dari Kepala Dishub Provinsi NTT, sosialisasi yang dilaksanakan di aula Kristal Hotel Kupang ini dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi. Semuanya ditujukan agar masyarakat di luar pulau Jawa dapat mengenal perguruan tinggi vokasi kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan, khususnya POLTEKPEL Surabaya, beserta program diklat yang ada di dalamnya. Apalagi Poltekpel Surabaya memiliki jalur unggulan yakni Pola Pembibitan (Polbit), dimana para peserta yang menyelesaikan pendidikan akan langsung mendapat ikatan dinas dan menjadi ASN/PNS di lingkungan Kementerian Perhubungan. Selain itu juga ada jalur mandiri yang memiliki prospek lulusan lebih luas di bidang pelayaran dan karir lanjutan di bidang lain.

Hadir sebagai narasumber, Direktur Poltekpel Surabaya yang diwakili oleh Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Bapak Dr. Eko Nugroho Widjatmoko, MM, M.Mar.E, dan Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda, Ibu Dwi Yanti Margosetiyowati, S.Kom., M.Sc. Dalam paparan tersebut, disampaikan Gambaran Umum tentang Profil Poltekpel Surabaya, Profil dan Prospek Lulusan Poltekpel Surabaya, Sipencatar 2022 Poltekpel Surabaya, serta Alur Pendaftaran masing-masing jalur pendaftaran Sipencatar Tahun 2022.

Pada tahun ini, Sipencatar Poltekpel Surabaya hanya membuka 2 jalur penerimaan. Yang pertama jalur Pola Pembibitan (Polbit) dimana proses penerimaan melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan peserta yang dinyatakan lolos seleksi menjadi taruna ikatan dinas yang akan diangkat menjadi ASN/PNS setelah diwisuda. Untuk jalur polbit ini, tidak semua program studi (prodi) di Poltekpel Surabaya yang dibuka karena hanya 5 prodi dengan kuota terbatas. Selain itu juga ada penerimaan melalui jalur mandiri, dimana seluruh proses penerimaan dan seleksi dikelola oleh Poltekpel Surabaya. Jalur mandiri ini membuka seluruh prodi atau 7 prodi di Poltekepl Surabaya untuk pendaftaran dengan tanpa ikatan dinas setelah lulus masa pendidikan. Namun kesempatan untuk berkarir masih sangat terbuka lebar bagi taruna/i Poltekpel Surabaya yang ingin bergabung ke TNI/Polri, menjadi ASN lewat seleksi penerimaan regular, atau pun menjadi seorang perwira pelayaran niaga.

Selain paparan dari pimpinan Poltekpel Surabaya, juga diselenggarakan kesan dan pesan dari testimoni alumni dan taruna aktif Poltekpel Surabaya. Salah satu alumni jalur Polbit Poltekpel Surabaya, Alfian, saat ini sudah mendapat penempatan di provinsi NTT sebagai ASN Kemenhub bergabung secara virtual. Alfian menceritakan kisah awal pendaftarannya hingga bisa berkarir sebagai ASN di KUPP Kelas II Pelabuhan Atapupu NTT saat ini. Sementara itu, taruna aktif Poltekpel Surabaya yang merupakan putra asli Kupang NTT, Richard Imanuel, menuturkan perjuangannya untuk bisa masuk ke Poltekpel Surabaya dan cerita ketika berada di asrama Poltekpel Surabaya dimana ia mengenal pendidikan jiwa korsa dan karakter yang jauh dari unsur kekerasan. Tak lupa ia memotivasi dan mengajak adik-adik kelas pelajar NTT yang hadir sebagai peserta saat itu untuk bersama-sama menimba ilmu di Poltekpel Surabaya demi masa depan yang lebih baik.

Usai sesi paparan dan diskusi, atensi para peserta memanas karena juga diadakan kuis mengenai informasi yang sudah disampaikan saat paparan. Para peserta berlomba-lomba mendapatkan berbagai macam merchandise khas Poltekpel Surabaya yang telah disiapkan panitia. Beta tunggu di Surabaya, jangan lupao! (RA)